Liputan6.com, Jakarta - Tingkat pemanfaatan produk asuransi di Indonesia masih sangat minim. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat belum menjadikan asuransi sebagai perlindungan dasar.
Kondisi tersebut tecermin dari hasil survei literasi dan inklusi keuangan terbaru yang digelar LPS.
"Angkanya adalah untuk literasi itu 42,8% dan untuk inklusi 29,55%, sangat rendah inklusi masyarakat Indonesia terhadap atau menggunakan produk asuransi. Tingkat literasi dan inklusi tersebut jauh lebih rendah dengan tingkat literasi dan inklusi di