Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi investasi internasional (PII) Indonesia pada kuartal kedua 2026 mencatat kewajiban neto yang menurun. Pada akhir kuartal II 2026, PII Indonesia mencatat kewajiban neto sebesar US$ 197,4 miliar, turun dibandingkan kewajiban neto pada akhir kuartal I 2026 sebesar US$ 223 miliar.
“Kewajiban neto yang menurun tersebut bersumber dari penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) dan peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso,