Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan Nadia Hadad mengingatkan pemerintah mengenai pentingnya perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurut Nadia, perlindungan terhadap kelompok rentan itu bernilai penting untuk dilakukan mengingat kelompok tersebut menghadapi risiko lebih besar akibat paparan asap kebakaran.
"Yang paling jarang dibicarakan sayangnya dalam diskusi-diskusi soal kebakaran hutan ini, soal kaum-kaum rentan ini," kata dia dalam diskusi publik bertajuk "Sudah Jatuh, Tertimpa Asap", seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.