Jakarta (ANTARA) - Hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Agustus 2026 tetap tumbuh, tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan sebesar 224,5 atau tumbuh 0,5 persen secara tahunan (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, menyampaikan pertumbuhan penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh penjualan kelompok suku cadang dan aksesori, diikuti oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Secara rinci, berdasarkan hasil survei, kelompok suku cadang dan aksesori