Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah pesatnya digitalisasi layanan keuangan dan semakin berkembangnya modus penipuan digital, menjaga kepercayaan pelanggan menjadi tantangan sekaligus prioritas utama bagi industri pembiayaan. Menjawab tantangan tersebut, PT Home Credit Indonesia terus memperkuat sistem keamanan digital sekaligus mendorong literasi keuangan sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen yang berkelanjutan.
Acting Chief Executive Officer Home Credit Indonesia, Sylvia Lazuarni, mengatakan bahwa sebagai perusahaan pembiayaan yang telah menjalankan proses bisnis secara digital dan 100 persen paperless, penguatan sistem pengamanan dan