Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan harga energi yang melonjak akibat perang dengan Iran kemungkinan baru akan turun setelah pemilu tengah waktu AS atau midterm election yang digelar hampir dua bulan lagi.
“Segera setelah pemilu, harga minyak akan anjlok,” kata Trump kepada wartawan di Joint Base Andrews, sebelum bertolak ke Texas untuk menghadiri konvensi Partai Republik, dikutip dari CNBC, kamis (10/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Trump ditanya bagaimana pemerintah menjelaskan kepada masyarakat AS mengenai lonjakan harga