Jakarta (ANTARA) - Komite Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (Komnas KIPI) mengatakan dugaan KIPI serius pada seorang siswi di Karo, Sumatera Utara, bersifat koinsiden bukan disebabkan oleh imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang diterimanya.
Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan Satari menjelaskan diagnosis yang ditegakkan adalah meningoensefalitis, yaitu peradangan pada selaput dan jaringan otak. Diagnosis tersebut didasarkan pada perjalanan penyakit berupa demam tinggi, penurunan kesadaran, kejang hingga koma yang menunjukkan adanya gangguan pada otak.
"Berdasarkan hasil kajian tersebut, kejadian pada