Jakarta (ANTARA) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menilai penggunaan bahan bangunan rendah emisi menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan konstruksi berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Operasi SIG Reni Wulandari mengatakan penerapan bangunan hijau tidak cukup hanya mengandalkan standar dan kerangka penilaian, tetapi perlu diwujudkan sejak pemilihan material hingga proses konstruksi.
“Transisi menuju konstruksi rendah emisi membutuhkan kolaborasi seluruh rantai nilai, sekaligus ketersediaan solusi bahan bangunan untuk berbagai kebutuhan proyek,” kata Reni dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Kamis.
Menurut