Jakarta (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Moh Jumhur Hidayat memastikan pengembangan pasar karbon Indonesia harus berbasis pada aksi iklim yang nyata, dengan bukti yang kredibel dan tata kelola berintegritas.
Dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis, Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Jumhur Hidayat menyampaikan pasar karbon tidak boleh hanya dipandang sebagai mekanisme perdagangan, tetapi harus menjadi instrumen untuk memperkuat pemulihan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Karbon bukanlah titik awal, karbon adalah hasil. Titik awalnya adalah tantangan