Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyampaikan tidak merevisi target pertumbuhan kredit tahun 2026 dengan tetap di kisaran 8-10 persen.
Tak adanya perubahan target itu diputuskan meski realisasi kredit hingga Juni 2026 mencapai Rp418 triliun atau tumbuh 11,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) atau melampaui target tahun ini.
"Jadi, kita enggak revisi (target kredit). Ini masih sama dengan RBB (rencana bisnis bank) awal. Tapi, memang realisasinya (pertumbuhan kredit) melebihi dari rencana," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam