Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pria muda yang baru berusia 22 tahun menjadi pembicaraan di Amerika Serikat (AS). Pasalnya, ia menjadi "otak" pencurian bitcoin senilai US$ 249 juta (sekitar 4,3 triliun dengan kurs JISDOR BI Rp17.552/US$).
Ia adalah Malone Lam, warga negara Singapura. Selasa waktu AS, dirinya mengaku terlibat bahkan menjadi dalang dalam pencurian aset kripto- ke seorang warga Washington D.C, Agustus 2024 lalu.
Semua dikatakannya melalui persidangan di bawah undang-undang yang biasanya digunakan AS untuk membongkar jaringan kejahatan terorganisasi,