Jakarta (ANTARA) - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pergerakan rupiah dipengaruhi antisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang.
"Dolar AS berada di bawah tekanan seiring investor mengantisipasi pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran rencana buyback surat utang UST bertenor panjang," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Meskipun pengumuman sebelumnya mengindikasikan bahwa total nilai buyback setidaknya mencapai 4 miliar dolar AS, sejumlah analis memperkirakan nilainya dapat jauh lebih besar.
Sementara itu, yen