Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia menguat lebih dari 1% pada perdagangan Rabu, didukung pelemahan dolar AS. Investor kini menanti sejumlah data inflasi penting Amerika Serikat (AS) yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Mengutip CNBC, Kamis (10/9/2026), harga emas di pasar spot naik 1,5% menjadi US$ 4.418,71 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember menguat 0,6% ke level US$ 4.464,30 per ons.
Direktur perdagangan logam High Ridge Futures, David Meger,