JAKARTA, KOMPAS.com - Ekspor minyak Iran terus tertekan akibat blokade Amerika Serikat (AS) yang kembali diberlakukan di tengah konflik dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz.
Data pelacakan kapal menunjukkan aktivitas ekspor minyak Iran mengalami penurunan tajam pada Agustus 2026.
Kondisi tersebut terjadi ketika lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz masih terganggu setelah konflik AS-Iran berlangsung lebih dari enam bulan.
Mengutip OilPrice.com, Kamis (10/9/2026), Iran hanya mampu memuat sekitar 260.000 barrel minyak per hari (bph) untuk diekspor dari pelabuhannya selama Agustus