REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sejumlah anggota DPRD di Jawa Tengah berperan sebagai perantara dalam klaster dugaan pemerasan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro. Dugaan ini melibatkan oknum polisi yang bertugas di KPK bersama ayahnya.
"Yang menjadi hub atau perantara ini diduga adalah pihak-pihak di DPRD," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/9).
Budi menjelaskan, untuk mendalami dugaan tersebut, KPK telah memanggil sejumlah anggota dewan baik dari tingkat Provinsi Jawa Tengah