Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan arus informasi global yang masif, dinilai membawa tantangan baru bagi ketahanan nasional. Terkhususnya menyangkut penurunan daya kritis kognitif generasi muda serta kerentanan privasi data.
Praktisi teknologi informasi dan manajemen, Muhammad Al Husaini, menilai bahwa ketahanan sebuah bangsa di era AI tidak hanya bertumpu pada pertahanan fisik, melainkan pada ketahanan kognitif sumber daya manusia dan kedaulatan ruang digital.
Al Husaini menyoroti fenomena degradasi fokus dan melemahnya kapasitas analitis akibat konsumsi berlebih konten digital