Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi meminta Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) dan Bulog setempat untuk memperbanyak gerakan pangan murah dan intervensi pasar.
Permintaan itu keluar menyusul pemantauan harga beras pada 2-6 September 2026 yang menunjukkan kenaikan di tingkat pengecer. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mencatat ketersediaan beras hingga Agustus 2026 mencapai 4.348.101 ton dengan kebutuhan sebesar 2.809.248 ton, sehingga terdapat surplus 1.538.853 ton.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Luthfi saat menerima audiensi dengan Pimpinan Bulog Jawa Tengah dan Kepala Dishanpan