Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.580,7 triliun hingga akhir Triwulan II 2026. Angka tersebut tumbuh 6,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp1.482,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, rasio dana murah atau current account saving account (CASA) BRI meningkat dari 65,5 persen menjadi 67,6 persen. Kenaikan tersebut semakin memperkuat komposisi dana murah dalam struktur pendanaan perseroan.
Capaian tersebut disampaikan Direktur Network & Retail