Paparan abu vulkanik tidak hanya dapat mengganggu pernapasan. Partikel abu yang menempel di wajah juga bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi, terlebih jika bercampur dengan makeup.
Keinginan untuk segera mengusap atau membersihkan wajah setelah terkena abu vulkanik memang wajar. Namun, membersihkan wajah dengan cara menggosoknya saat abu masih menempel justru dapat meningkatkan gesekan pada kulit.
Mengutip United States Geological Survey (USGS), abu vulkanik memiliki sifat abrasif karena partikelnya dapat memiliki permukaan yang tajam. Ketika bersentuhan dengan kulit, abu dapat memicu iritasi