Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan edukasi perlindungan finansial atau asuransi.
Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyatakan masih terdapat gap yang besar untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai perlindungan finansial.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi perasuransian nasional tercatat sebesar 45,45 persen, sementara indeks inklusi perasuransian