Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) terus memperkuat transaksi mata uang lokal (local currency transaction/LCT) dengan negara mitra sebagai salah satu langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global dan gejolak geopolitik.
Dalam diskusi yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas dan Asian Development Bank Institute (ADBI) di Jakarta, Rabu, Kepala Grup Makroekonomi, Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, Bank Indonesia Jardine A Husman mengatakan pengembangan LCT dilakukan untuk mendiversifikasi transaksi internasional sehingga tidak hanya bergantung pada dolar Amerika Serikat (AS).