Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama NGO Konservasi Indonesia memanfaatkan teknologi satellite tag untuk memantau pergerakan hiu paus sekaligus mengurangi risiko tabrakan dengan kapal di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PIS dalam mendorong pelayaran berkelanjutan dengan tetap memperhatikan perlindungan keanekaragaman hayati laut. Hiu paus merupakan salah satu megafauna laut yang hidup berdampingan dengan masyarakat pesisir dan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“PIS mengoptimalkan pelayaran berkelanjutan dan menjaga keanekaragaman hayati, terutama