Jakarta (ANTARA) - CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) Bambang Brodjonegoro menyebut Indonesia masih relatif jauh dari ambang untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap), dengan skor probabilitas sebesar 0,44 dibandingkan ambang 0,6 dalam kajian ADBI.
Dalam konferensi bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan/PPN (Bappenas) di Jakarta, Rabu, Bambang memaparkan hasil analisis berbasis machine learning yang mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kemampuan suatu negara mencapai status berpendapatan tinggi.
Analisis tersebut membandingkan dua model machine learning, yakni XGBoost dan Elastic Net.