Pabrik mobil raksasa Jaguar Land Rover (JLR) menyatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawan. Rencananya pemangkasan ini akan dilakukan bertahap selama dua tahun ke depan yang sebagian besar menyasar karyawan kantor pusat di Inggris.
Melansir BBC, Rabu (9/9/2026), keputusan PHK massal ini diambil sebagai respons atas berbagai hambatan usaha yang kini sedang dialami JLR. Mulai dari persaingan dengan mobil listrik murah China, hingga serangan siber serta imbas kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
"Perusahaan berkomitmen