REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gianni Infantino menghadapi tekanan politik yang meningkat menjelang pemilihan Presiden FIFA 2027. Namun, gelombang kritik dari sejumlah konfederasi sepak bola tidak serta-merta menggoyahkan posisi Infantino yang masih memiliki basis dukungan luas dari berbagai kawasan.
Tekanan terutama muncul setelah kontroversi terkait rencana pembentukan FIFA Football Fund Enterprise (FFE). UEFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan CONCACAF menyuarakan keberatan terhadap proses pengambilan keputusan serta isu transparansi yang mengiringi rencana tersebut.
Meski demikian, Infantino telah mengambil langkah untuk meredakan persoalan