Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali dirasakan warga di sejumlah wilayah Bandar Lampung. Debu kembali menempel di teras dan halaman rumah setelah sehari sebelumnya mulai berkurang.
Kondisi tersebut membuat warga memilih membatasi kegiatan di luar rumah. Mereka yang tetap beraktivitas di luar menggunakan masker dan kacamata untuk melindungi diri dari paparan abu.
Dendi Handoko, warga Sumberrejo, Bandar Lampung, mengatakan abu mulai kembali terasa sejak Rabu pagi, (9/9). Warga pun kembali membersihkan debu di halaman rumah.