Palu (ANTARA) - Pakar Komunikasi dan Terorisme Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Prof Muhammad Khairil menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap anak yang terpapar radikalisme.
"Membina orang terjerumus paham radikal tidak cukup hanya dengan dialog, perlu pendekatan dengan paradigma untuk mengubah pola pikir mereka yang sudah telanjur radikal," kata Muhammad Khairil di Palu, Rabu, menanggapi belasan anak terindikasi radikalisme di Sulawesi Tengah.
Ia mengemukakan pembinaan dilakukan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, pendekatan persuasif melalui proses pembinaan berkelanjutan menjadi