JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial kini tidak lagi berfungsi sebagai hiburan.
Sejumlah pejabat pemerintahan kerap menggunakannya untuk membangun citra diri, membagikan kegiatan kerja, hingga menyosialisasikan program.
Sebut saja salah satunya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ia kerap mengunggah video yang memperlihatkan dirinya menanggapi dan menyelesaikan permasalahan di wilayah yang ia pimpin.
Termasuk ketika menggaungkan usulan membuka sayembara menangkap pelaku kejahatan, yang belakangan dikritisi banyak pihak.
"Saya memberikan sayembara kepada seluruh warga jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok,