DALAM waktu relatif singkat, Dedi Mulyadi (KDM) berubah dari seorang gubernur Jawa Barat menjadi figur nasional yang diperbincangkan hampir setiap hari. Berbagai survei menunjukkan lonjakan elektabilitas yang luar biasa.
Dalam beberapa simulasi, elektabilitas KDM mampu melampaui tokoh-tokoh nasional yang selama ini mendominasi percakapan politik Indonesia.
Sejumlah pengamat mengaitkan fenomena tersebut dengan kemampuannya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui media sosial yang dilakukan secara konsisten dan masif.
Fenomena ini membuktikan bahwa pemanasan politik 2029 memang telah dimulai. Namun, pemanasan itu tidak