PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari niat baik. Tidak ada yang menolak negara hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, memperoleh makanan bergizi dan tidak belajar dalam keadaan lapar.
Berbagai negara di dunia telah menerapkannya.
Di zaman Orde Baru, Soeharto pun telah menjalankannya dengan nama pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak anak sekolah. Jadi, Presiden Prabowo bukanlah yang pertama.
Persoalannya bukan pada tujuan program tersebut, melainkan pada cara negara merancang dan menjalankannya dengan