REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Arab Saudi membuka lebih dari satu pintu untuk membangun kekuatan udaranya di masa depan. Ketika proses menuju akuisisi jet siluman F-35 buatan Amerika Serikat belum sepenuhnya selesai, Riyadh kini berada dalam pembicaraan lanjutan dengan Turki mengenai kemungkinan masuk lebih dalam ke program pesawat tempur generasi kelima KAAN.
Laporan terbaru menyebut pembicaraan tersebut bukan lagi sekadar penjajakan pembelian pesawat. Opsi yang dibahas mencakup pembelian langsung, produksi bersama, hingga kemungkinan keterlibatan Saudi dalam pengembangan program yang dipimpin Turkish Aerospace