Jakarta (ANTARA) - Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) mengusulkan pembentukan badan khusus untuk mengawal realisasi proyek energi baru dan energi terbarukan dari tahap perencanaan hingga beroperasi.
Ketua Umum METI Norman Ginting mengatakan Badan Percepatan dan Pengelolaan Energi Baru dan Terbarukan (BPP EBT) diusulkan sebagai salah satu masukan dalam pembahasan RUU EBET (Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Selasa.
“Kami mengusulkan perlu badan khusus yang mengelola dan mengejar target BPP EBT,” kata Norman