JAKARTA, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia kembali bergerak mendekati level 100 dollar AS per barrel setelah sejumlah fasilitas energi di wilayah selatan Arab Saudi diserang pada Selasa (8/9/2026).
Serangan tersebut menyebabkan kebakaran, korban luka, dan penghentian sementara sejumlah operasi di fasilitas energi Arab Saudi.
Dikutip dari OilPrice, Selasa, serangan terjadi di sejumlah fasilitas energi di wilayah selatan Arab Saudi yang berbatasan dengan Yaman. Pemerintah Arab Saudi untuk sementara menghentikan sebagian operasi di fasilitas energi di kawasan tersebut.
Saudi Press