JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengatakan, BMKG sudah berusaha menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dipahami dalam menyampaikan peringatan bencana.
Guswanto mengatakan, BMKG jug sempat mencoba menerjemahkan peringatan bencana ke bahasa-bahasa daerah, tetapi tetap membutuhkan waktu agar istilah-istilah yang bersifat teknis mudah dipahami oleh publik.
"Memang butuh waktu, karena kan perpindahan translation dari bahasa teknis menuju bahasa publik itu tergantung wilayahnya. Bahkan kita juga mencoba menterjemahkan ke dalam bahasa lokal. Misalkan diterjemahkan ada yang di