Jakarta (ANTARA) - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyampaikan sejumlah kebijakan insentif masih dibutuhkan untuk menjaga daya saing investasi Indonesia.
Direktur Deregulasi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Dendy Apriandi mengatakan kebijakan insentif menjadi penting sebagai daya tawar saat mempromosikan proyek pembangunan Indonesia kepada calon investor.
“Ketika kita bicara daya saing, kita masih memerlukan insentif. Ketika kita, BKPM juga melakukan istilahnya mempromosikan suatu bidang usaha. Pertanyaan yang selalu ditanya itu, apakah insentif yang mereka dapat ketika mereka