Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyebut pembakaran rumah warga Palestina atau warga Arab Israel yang tidak bersalah sebagai bentuk "terorisme Yahudi".
Ia menilai tindakan tersebut harus dikutuk, terutama jika dilakukan dengan alasan nasionalis. Bennett menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi Besheva pada Minggu (6/9).
"Jika seseorang datang untuk membakar rumah orang-orang Arab yang tidak bersalah beserta orang-orang di dalamnya, maka tentu saja itu adalah terorisme Yahudi," kata Bennett seperti dikutip Middle East Monitor.
"Jika hal itu dilakukan karena alasan nasionalis,