Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 13,14%. Airlangga menilai kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya peluang untuk memperluas akses keuangan syariah kepada lebih dari 44 juta masyarakat.
Airlangga mengatakan pemerintah perlu memperluas inklusi keuangan syariah, terutama bagi masyarakat pedesaan, petani, nelayan, dan pelaku UMKM.
"Angka inklusi syariah kita masih 13,14%, jauh di bawah inklusi konvensional,” kata Airlangga saat simposium Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Kantor Kementerian