Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dengan pendekatan human-centric untuk memastikan manusia tetap menjadi pusat dalam proses penciptaan karya kreatif.
Direktur Kreativitas Teknologi Kementerian Ekraf Dandy Yudha Feryawan mengatakan kehadiran AI tidak serta-merta menghilangkan peran manusia dalam menghasilkan karya. Menurutnya, perlu dibedakan antara karya yang dibuat dengan bantuan AI (AI-assisted) dan karya yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI (AI-generated).
“Penggunaan AI sebagai alat bantu tidak otomatis membuat sebuah karya kehilangan orisinalitas. Sebaliknya,