Jakarta (ANTARA) - Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Eliza Mardian menilai pemetaan kebutuhan garam berdasarkan jenis pengguna perlu diperkuat untuk mendukung pengurangan impor garam industri secara bertahap menuju target penghentian impor pada 2029.
Eliza mengatakan kebutuhan garam industri tidak dapat disamakan dengan garam konsumsi rumah tangga karena setiap kelompok industri memiliki persyaratan bahan baku yang berbeda.
“Untuk garam industri, kita untuk saat ini perlu bertahap mengurangi impornya. Kita tidak harus memproduksi semua jenis garam industri sekaligus dari