JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan pihaknya menangani jemaah umrah yang terdampak keberangkatan dan kepulangannya akibat adanya sebaran erupsi gunung anak krakatau.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo mengatakan, Kemenhaj memantau situasi serta berkoordinasi intensif dengan pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
"Akibat paparan abu vulkanik, sebagian besar jadwal penerbangan dengan maskapai utama seperti Saudia Airlines, Qatar Airways, Malaysia Airlines, Scoot, Emirates, dan Oman Air, tercatat dalam status tertahan