Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai peningkatan mutu dan kesesuaian spesifikasi garam domestik menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor garam industri.
Esther mengatakan bagi industri kimia, khususnya chlor-alkali plant (CAP), garam merupakan bahan baku proses kontinu yang harus tersedia dalam jumlah cukup, memiliki mutu yang tepat, harga kompetitif, serta pasokan yang konsisten.
“Persoalannya bukan hanya menggantikan tonase impor dengan tonase produksi lokal. Industri memerlukan fit-for-purpose salt, garam yang