Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengatakan perempuan dan anak menghadapi dampak perubahan iklim yang berbeda dibandingkan kelompok masyarakat lainnya.
Dalam situasi darurat bencana misalnya, mereka memiliki kebutuhan khusus terkait akses air bersih, sanitasi, layanan kesehatan reproduksi, hingga perlindungan dari kekerasan.
Ia menilai kebutuhan spesifik perempuan dan anak perlu diperhitungkan sejak tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan bencana.
"Dengan demikian, layanan dasar, perlindungan, dan pemulihan dapat diberikan sesuai kondisi kelompok yang terdampak," kata Arifa dalam audiensi bersama