Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai Nusa Tenggara Timur (NTT) prospektif dikembangkan sebagai basis produksi garam industri berskala besar untuk memperkuat kapasitas produksi nasional.
Pengembangan produksi di NTT dinilai dapat berjalan beriringan dengan penguatan sentra garam rakyat yang telah berkembang di Pulau Jawa.
“Nusa Tenggara Timur memiliki karakter berbeda berupa ketersediaan hamparan lahan yang relatif luas, kondisi agroklimat yang mendukung, serta peluang mekanisasi sehingga lebih prospektif dikembangkan sebagai basis