Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) buka suara perihal isu pengkategorian tingkat kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil yang tidak sesuai. Bakom menekankan data itu berkembang dan perlu terus untuk diperbarui.
Kepala Bakom Muhammad Qodari menjelaskan pemerintah sedang membangun digitalisasi perlindungan sosial agar penyaluran bantuan semakin terintegrasi, akurat, dan responsif terhadap kondisi masyarakat.
Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pemutakhiran desil merupakan fondasi data agar pemerintah tidak bekerja dengan data yang terpisah-pisah, atau tidak lagi mencerminkan kondisi terkini.