Paparan abu vulkanik tidak hanya membuat udara terlihat keruh. Partikel halus yang terhirup juga dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama pada anak-anak yang memiliki kondisi tertentu seperti asma atau alergi.
Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Wahyuni Indawati mengatakan, paparan abu vulkanik dapat memicu iritasi saluran pernapasan dan menimbulkan sejumlah gejala.
"Gejala yang paling umum adalah iritasi saluran napas yang menyebabkan bersin, batuk, pilek, hingga sesak napas. Pada anak dengan riwayat asma, alergi, atau penyakit