Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrik mobil raksasa Inggris, Jaguar Land Rover (JLR) menyatakan akan memangkas 4.000 pekerjanya. Ini sekitar 10% dari total tenaga kerjanya secara global di perusahaan tersebut.
Manajemen mengatakan keputusan diambil sebagai respons persaingan ketat dengan mobil China yang menawarkan harga lebih murah. Serangan siber serta kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga menekan performa.
Perusahaan yang dimiliki oleh produsen otomotif India, Tata Motors, ini menargetkan penghematan sekitar £1,7 miliar (sekitar Rp40,7 triliun) dalam dua tahun