JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami tekanan jual pada perdagangan Selasa (8/9/2026), setelah indeks ditutup melemah 0,25 persen ke level 6.619 pada perdagangan awal pekan ini.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai tekanan jual di pasar saham masih meningkat. Area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan juga telah tercapai.
Dalam skenario terburuk (worst case), IHSG disebut telah berada di penghujung wave v dari wave (c). Kondisi ini membuat indeks masih rawan melanjutkan koreksi.
“Sehingga IHSG rawan terkoreksi