Bandung (ANTARA) - Pakar Ekologi dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB Dr Elham Sumarga menyebutkan per hektare kawasan gambut yang terbakar melepaskan ratusan ton karbon ke atmosfer yang mempercepat perubahan iklim global.
Menurut Elham, hal itu juga yang dipastikan terjadi dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut di Kalimantan dan Sumatera pada puncak musim kemarau Agustus 2026, dan berlangsung hingga kini, yang tidak hanya memicu bencana asap, tetapi juga melepaskan ratusan ton karbon ke atmosfer.
"Per hektare lahan