Jakarta (ANTARA) - Peneliti sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti menilai Badan Industri Mineral (BIM) bersama PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) berperan dalam mempercepat hilirisasi logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia.
“Kedua lembaga ini sebaiknya dipahami sebagai dua kaki dari satu langkah yang sama. Keduanya diperlukan, satu kaki saja tidak cukup untuk berjalan,” ujar Yayan kepada ANTARA yang dihubungi dari Jakarta, Senin.
Yayan menyampaikan BIM memiliki peran untuk menutup kesenjangan kemampuan dalam mengelola LTJ, seperti dari