Jakarta (ANTARA) - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi menerus hingga sekitar 25 jam pada 4–6 September 2026. Abu vulkaniknya terpantau menyebar ke lima provinsi, sementara status gunung masih berada pada Level III atau Siaga.
Gunung Anak Krakatau merupakan gunung api aktif yang memiliki sejarah panjang dan tidak dapat dipisahkan dari letusan dahsyat Krakatau pada 1883. Aktivitas vulkaniknya kembali menjadi perhatian setelah erupsi terbaru berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra.
Sejarah Gunung Anak Krakatau